Logo
images

Tanggulangi Banjir, Belasan Pemilik Toko di Pasar Kuripan Setuju Direlokasi

Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar rapat kordinasi bersama 14 pemilik toko di pasar Kuripan yang bangunannya mengganggu saluran Sungai Veteran menuju Sungai Martapura, di Kantor Bidang PSDP & Pasar Jl. Niaga Pertokoan Niaga Timur Lantai 3 pada Kamis (21/1/2021).
Rapat tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Disperdagin Drs H Norbiansyah, didampingi Kepala Bidang Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan (PSDP) dan Pasar, Ichrom Muftezar dan dihadiri 12 orang dari 14 undangan yang ditujukan kepada pemilik toko.
Menurut Ichrom Muftezar, rapat tersebut membahas perobohan toko atau kios didaerah Kuripan Bajarmasin Timur, Beliau menyebut dari 14 pedagang yang diundang terdapat 12 pedangang yang berhadir (pemilik toko) dan 2 pemilik tidak berhadir.
Kedua pemilik tersebut kata Pria yang akrab disapa Tezar itu dikarenakan toko tersebut sudah lama tutup atau tidak digunakan lagi dan pada surat undangan tersebut sudah disampaikan apabila tidak berhadir maka di anggap menyetujui pembongkaran toko.
"Kesepakannya adalah mereka sepakat dan setuju akan dilaksanakan pembongkaran, dari Pemerintah Kota Banjarmasin menyediakan atau menyiapkan relokasi bagi mereka 14 kios yang ada di pasar kuripan terletak dilantai dasar," beber Tezar.
Bukan tanpa alasan, Tezar memaparkan kios lantai dasar itu sudah lama tidak ada aktifitas dan pemiliknya sudah tidak pernah buka lagi serta tidak pernah membayar retribusi lebih dari 2 tahun.
Atas dasar itu, pihak Disperdagin mengacu Perda dan Perwali nomor 49 tahun 2017 bahwa apabila toko yang tidak ada aktifitasnya selama 6 bulan berturut-turut dan tidak melakukan pembayaran retribusi maka secara otomatis kembali ke Pemerintah Kota Banjarmasin.
"untuk itu dari Dinas Perdagangan juga sudah menyampaikan melalui surat yang di tempelkan didepan kios-kios tersebut bahwa ada 15 kios yang telah kembali ke Pemerintah Kota Bajarmasin dan di peruntukan untuk 14 pedagang yang kiosnya akan dilakukan pembongkaran pada hari sabtu 23 Januari 2021 nanti," katanya.
Tezar menyebut pembongkaran bakal dilakukan pada malam hari karena ketika siang hari para pemilik diberi waktu untuk mengeluarkan isi-isi kios tersebut paling lambat pukul 16:00 Wita.
Ichrom Muftezar mengucapkan terimakasih dan pengahargaan setinggi-tingginya kepada para pedagang, "ini adalah merupakan awal yang baik mudah-mudahan apa yang kita harapkan bisa terwujud, tidak adalagi banjir karna aliran sungai sudah bagus khususnya di wilayah antara kecamatan Banjarmasin Tengah dan Banjaramasin Timur," ujarnya.
"Dan kami mendo'akan mudah-mudahan persetujuan pedagang bernilai pahala jariah karna untuk kemaslahatan orang banyak, serta dijadikan alasan untuk diluaskan rezeki oleh Yang Maha Pemberi Rezeki," tutupnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

TAG