Logo
images

Walikota Teken Perwali 60 Tahun 2020

BANJARMASIN - Perwali Nomor 60 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kota Banjarmasin telah di tandatangani Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.
Dalam aturan tertanggal 6 Agustus 2020 itu, tak hanya memuat aturan semata, tetapi juga memuat tentang sanksi atas pelanggaran yang dilakukan terhadap Perwali tersebut.
Sebelum diterbitkan, peraturan tersebut dalam waktu dekat akan segera disosialisasikan.
Menurut H Ibnu Sina, Perwali yang baru beberapa hari lalu ditandatanganinya itu, secara umum memuat aturan tentang protokol kesehatan beserta sanksinya.
Sehingga, katanya, apabila nanti benar-benar diberlakukan, maka seluruh lapisan masyarakat harus mengikuti aturan protokol yang telah ditetapkan. “Saya tandatangani Perwali terkait dengan disiplin itu, dan hal yang menjadi catatan kami dalam Perwali yang baru itu tentang protokol kesehatan yang harus tetap dilaksanakan,” ujarnya, Senin (10/08).
Tak hanya mengatur tentang tatacara kegiatan sehari-hari yang dilakukan masyarakat, Perwali tersebut juga mengatur tentang aturan dalam pemulasaraan jenazah.
Dari informasi terhimpun, Perwali terdiri atas 11 Bab, 15 pasal itu, dibuat dengan maksud sebagai dasar pelaksanaan dan peneggakan hukum protokol kesehatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kota Banjarmasin.
Sedangkan tujuan ditetapkannya Peraturan Walikota tersebut antara lain, sebagai pedoman pelaksanaan penegakan PK Covid-19 bagi Satpol PP. Meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap penerapan PK Covid-19 di Kota Banjarmasin. Memberikan kepastian hukum pengenaan sanksi PK Covid-19 di Kota Banjarmasin. Mengoptimalkan pelaksanaan PK Covid-19 dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kota Banjarmasin, dan meningkatkan peran serta masyarakat dan pelaku usaha untuk berkontribusi dalam percepatan penanganan memutus rantai penularan Covid-19 di Kota Banjarmasin.
Untuk pasal yang memuat sanksi tercantum dalam Bab IX tepatnya Pasal 12 yang terdiri dari 4 ayat memuat aturan terdiri dari,
setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban menggunakan masker di luar rumah pada tempat umum atau fasilitas umum dikenakan sanksi berupa teguran lisan. Teguran tertulis. Pembinaan fisik yang terukur. Kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum. Memulangkan orang dan atau membubarkan kerumunan orang. Penyitaan terhadap Kartu Tanda Penduduk dalam waktu tertentu. Penutupan sementara tempat usaha dan denda administratif paling banyak Rp100 ribu (seratus ribu rupiah).
Pemberian sanksi tersebut dilakukan oleh Satpol PP dan dapat didampingi oleh Babinsa dan Babinkamtibmas.
Proses pelaksanaan sanksi administratif dilakukan dengan menggunakan e-tilang via apps PIKOBAR dan akan masuk ke Kas Daerah. Pelaksanaan sanksi administrasi dapat dikecualikan jika sedang berpidato. Makan atau minum. Olahraga kardio tinggi (jogging untuk memperkuatjantung/paru-paru), dan sesi foto sesaat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

 

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, anak, mobil dan luar ruangan, teks yang menyatakan 'Foto Arsip Dekmmentasi Pimpinan Setda Kota Banjarmasin'

 

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan, teks yang menyatakan 'USKIAN 5 Ars okumentasi Pimpinan Setda Kota anjarmasin'

 

Gambar mungkin berisi: teks yang menyatakan 'WALIKOTA BANJARMASIN PERATURAN VALIKOTA BANJARMASIN NOMOR PEDOMAN TENTANG PROTOKOL KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHANYANG WALIKOTA Menimbang bahwa Disease Pelaksanaar Mengingat Protokol Peraturan Walikota Penegakan Undang Nomor Tingkat Republik Indonesia tentang Penetapan Undang- Republik ndonesia Nomor Tambahan Lembaran tentang Wabah Penyakit Tambahan Lembaran Undang-Unda (Lembaran Negara Republik Indonesia Tambahan Keschatan 2011 Pembentukan Lembaran sebagaimana Undang-Undang Peraturan Indonesia 2019 erubahan tentang Pembentukan Lembaran Republik Tambahan'

 

Gambar mungkin berisi: teks yang menyatakan 'Undang-Undang Pemerintahan Nomor beberapa Lembaran dengan Undang- Perubahan Tentang Indonesia Indonesia Kesehatan Negara Republik Lembaran Peraturan Kekarantinaan Nomor Indonesia Peraturan Nomor sebagaimana Republik diubah Republik Pembentuka (Lembaran Tambahan Lembaran Banjarmasin Banjarmasin MEMUTUSKAN: PENEGAKA HUKUM PROTOKO PANDEMI CORONA NJARMASIN, KETENTUAN Pasal Walikota Pemerintah Kota Banjarmasin Valikota anjarmasin. Banjarmasin. menular isebabkan Kesehatan rangkaian kegiatan disingkat COVID- espiratory Syndrome selanjutny rangka pencegahan penularan tangan memakai kerumunan Percepatan Penanganan membuat atau Daerah selanjutnya disebut'

 

Gambar mungkin berisi: teks yang menyatakan 'Komunitas diketahui sentinel (pengujian kompeten. Kelompok Rentan penularan dengan dengan melalui laboratorium orang-orang gambaran kerentanan/ Discarded untuk meyakinkan COVID-19 ARDS*** belum rut-turut memenuhi salah pemeriksaan Pembatasan yangdilakukan masyarakat inegatif seseorang membatasi diberikan Arrival tingkat Rukun selanjutnya disingkatD umahsak dinyatakan meninggal BABII Pasal2 Maksud ditetapkannya Peraturan Walikota protokol kesehatan adalah pelaksanaan rangka percepatan penanganan Tujuan meningkatkan Banjarmasin; masyarakat penerapan pengenaan mengoptimalkan pelaksanaan COVID- penanganan Banjarmasin; COVID-19 Kota Banjarmasin. penanganan percepatan berkontribusi RUANGLINGKUP RUANG Pasal4 diatur Peraturan Walikota pencegahar penyebaran terdiri'

 

Gambar mungkin berisi: teks yang menyatakan 'antar pengawasan evaluasi. EDUKASI Edukasi PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID- Pasal pencegahar penyebaran COVID menyediakan handsanitize pemantuan dilengkapi ebagaimana dimaksud pintu COVID-1 dilakukanpada: fasilitas pada kepada kumpul rekreasi); dimaksud auititus pendidika egaturja menyediakan diwajibkan dengan ainnyatidak meter; yangmengali pada dan/atau sebagaimana dimaksud yang memberikan tempatkeja mewajibkan pejabat pencegahan COVID- memberikan sarana puluh) dapat mengatur ditempatkan minimal karyawan memberikan sebagainya khusus melakukan pembersih diwajibkan membawa menggunakan jamaah COVID-19 Edukasi disinfeksi peralatan masing-m fasilitas sebagaimana dimaksud'

 

Gambar mungkin berisi: teks yang menyatakan 'penginapan dilaksanakan dengan: berkala tempat duduk, peralatar jendela makan, memastikan pengunjung/tamu 50% minimal menjaga persen) engguna memastikan ransportasi transportasi melakukan erutama permukaan pemeriksaan bekerja;d enggorokan, mengalami keluhan gangguan kesehatan pedagang membentuk Perdagangan memberikan edukasi tentang pencegahan COVID-19 pedagang pembeli antar lapak pedagang, beroperasi dengan mengikuti ketentuan lilaksanaka tanda ketentuan sebagaimana dimaksud ruangan ditemukar ebagaimana dimaksud 50% (lima COVID-19 COVID- melakukan pemanta mendukung kelurahan penyelidikan epidemiologi trackingtdan BAB MASYARAKAT memberika COVID-19 melaksanakan masyarakat wajib mengatur dalam'

 

Gambar mungkin berisi: teks yang menyatakan 'dapat meliputi: halaman pengeras Pemerintal melakukar sosialisasi COVID- melalui ilayahnya; Puskesmas, Babinsa penanganan suspek, probable/konfirmas kontak Ketua Tetangga Warga,dalam berkoordina dengan perangkat uunTetangga /Rukun Wargaterkaitupaya pencegahan memastikan PKCOVID- dilakukan berjalan Posyandu, COVID-19 menyampaikan nformasi pencegahan kebersihan bekeriasan Pelaksanaan melaksanakan Wargakepada keluarga terdampak kepada Tetangga sebagaimana dimaksud wilayahnya; Huruf terhadap adalah mewajibkan keluar membatasi kegiatan engumpulan masyarakat (sosial distancing) menimbulkar penularan melaksanakan Hidup baru dalam Pasal8 handsanitizer cuci tangan dengan dan'

 

 


TAG